Tampilkan postingan dengan label Serie A. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Serie A. Tampilkan semua postingan

Senin, 04 Mei 2015

Bulan Depan, AC Milan Pindah Tangan



Negosiasi penjualan klub AC Milan oleh Silvio Berlusconi kepada pengusaha Thailand, Bee Taechaubol, sepertinya mulai mencapai titik terang. Bulan depan, Milan bakal berpindah tangan alias punya pemilik baru.

Bee mengklaim bahwa proses transaksi penjualan Milan akan rampung paling lambat dalam empat pekan ke depan.

Mr Bee berada di Italia sepanjang akhir pekan lalu untuk melanjutkan negosiasi. Saat ini, ia sudah kembali ke Thailand untuk merayakan hari ulang tahun putranya.

"Negosiasi dengan Milan seharusnya rampung dalam tiga atau empat pekan," ujar Bee, seperti dikutip dari Football Italia.

"Kami membahas soal masalah legal dengan pengacara-pengacara kami. Begitu kesepakatan tercapai, kami akan mulai mengorganisir kembali tim untuk meraih kemenangan. Saya belum bisa memberikan detailnya, karena yang pertama kami harus mencapai kesepakatan. Kami sedang tahap negosiasi," ia menambahkan.

Pada Minggu (3/5/15), muncul rumor bahwa Berlusconi mengadakan pertemuan dengan pengusaha asal Tiongkok, Richard Lee.

Meski demikian, sang presiden secara resmi mengatakan bahwa tidak ada negosiasi dengan pengusaha asal Tiongkok.


- See more at: http://bola.inilah.com/read/detail/2201265/bulan-depan-ac-milan-pindah-tangan#sthash.QtsUpfId.dpuf

Milan Kalah Lagi, Inzaghi Kehabisan Kata




Kekalahan AC Milan dari Napoli membuat Filippo Inzaghi kehabisan kata-kata melihat performa timnya. Ia menyebut kartu merah di awal laga sangat mempengaruhi permainan I Rossoneri.

Bertandang ke San Paolo, Senin (4/5/2015) dini hari WIB, Milan harus bermain dengan sepuluh orang sejak menit pertama setelah Mattia De Sciglio dihadiahi kartu merah langsung usai melanggar Marek Hamsik di kotak penalti.

Beruntung eksekusi penalti Gonzalo Higuain berhasil digagalkan Diego Lopez. Kalah jumlah pemain, I Rossoneri sebenarnya mampu meredam serangan Napoli hingga pertengahan babak kedua.

Sayangnya, konsentrasi mereka pecah dan harus kemasukan tiga gol dalam rentang enam menit masing-masing dicetak Marek Hamsik (70'), Gonzalo Higuain (74') serta Manolo Gabbiadini (76').

Kekalahan tersebut menjadi yang ketiga secara beruntun bagi Il Diavolo Rosso. Sebelumnya mereka kalah dari Udinese (2-1) serta Genoa (1-3).

"Saya minta maaf atas nama tim, karena kami telah memberikan yang kami bisa selama 70 menit dan kami benar-benar terpengaruh dengan kartu merah langsung di awal laga," kata pelatih 41 tahun itu kepada Skysport Italia.

"Saya tidak bisa berkata apapun tentang sikap tim saya dalam beberapa pertandingan terakhir. Kemasukan gol pertama merupakan pukulan telak bagi kami dan setelahnya kami tertunduk lesu," ia menutup.

Dengan hasil minor ini, posisi Milan melorot ke urutan ke-11 dengan mengemas nilai 43 dari 34 pertandingan. Peluang mereka untuk lolos ke kancah Eropa musim depan semakin tipis karena berselisih sembilan angka dari Fiorentina di urutan kelima.[yob]

Sumber: Football-Italia - See more at: http://bola.inilah.com/read/detail/2201173/milan-kalah-lagi-inzaghi-kehabisan-kata#sthash.GNwmfzIH.dpuf

Kamis, 16 April 2015

Jérémy Ménez Penerus Tradisi Penggedor Jala Lawan

Jérémy Ménez


Jika kemarin sempat ada berita mengenai kerinduan Ac Milan terhadap pemain sekaliber Van Basten, Shevchenko, dan Kaka' sebagai penggedor jala lawan Milan mungkin sesuatu yang lumrah, mengingat kontribusi ketiga pemain tersebut bagi kejayaan Ac Milan dimasa lampau. para fans mempunyai hak untuk mengklaim keadaan itu. 

Sepanjang sejarah Ac Milan mempunyai beberapa striker haus gol diantaranya adalah : 
  1. Gunnar Nordahl yang Mencetak 221 gol dari 268 penampilan [ 1949 - 1956 ] 
  2. Andriy Sevchenko yang Mencetak 175 gol dari 322 penampilan [ 1999 - 2006,2008 - 2009 ]
  3. Gianni Rivera yang Mencetak 164 gol dari 658 penampilan [ 1960 - 1979 ]
  4. Kose Altafini Mencetak 161 gol dari 246 penampilan [ 1958 - 1965 ] 
  5. Aldo Boffi Mencetak 131 gol dari 187 gol [ 1936 - 1945 ]

dari ke-lima pemain tersebut tentu tidak diragukan lagi kapasitas dan kontribusinya bagi Milan, namun dimasa sekarang ada nama Jérémy Ménez sebagai penerus tradisi penjebol gawang lawan bagi Ac Milan, Menez sudah mencetak 16 Gol dari 22 penampilannya di Seri-A bersama Milan. 

layakkah bila Jérémy Ménez disebut penerus tradisi penggedor jala lawan Milan? semuanya kami kembalikan kepada anda selaku milanisti. 

salam ACMILIS. {kontributor : Rufqi B.}

Rabu, 15 April 2015

Abate Ingin Menang di Derby Della Madonnina untuk Milanisti


I Rossoneri akan menghadapi Internazionale (Inter) Milan di Giornata 31 Serie A. Derby della Madonnina kali ini sebenarnya kurang memiliki nilai lebih bagi kedua tim. Penyebabnya tak lain karena kedua tim sekota ini hampir tidak memiliki peluang berlaga di kompetisi Eropa musim depan.
"Derby ini akan tidak seperti beberapa tahun yang lalu. Tapi, kami tak akan mengendurkan motivasi kami dan kami ingin membawa kemenangan bagi para pendukung Milan," ujar Abate seperti dikutip dari Football-italia.
Abate juga mengakui Nerazzurri tidak mudah untuk ditaklukkan. Timnya akan mencoba bermain hati-hati saat menghadapi Inter terutama kepada dua striker mereka, Mauro Icardi dan Rodrigo Palacio, yang berbahaya di lini depan.
"Mereka tim yang bagus dengan pemain yang berkualitas. Barisan depan mereka memiliki penyerang yang berbahaya seperti Mauro Icardi dan Rodrigo Palcio. Kami akan berhati-hati kepada kedua strikernya," kata pemain asal Italia itu

El Shaarawy Sudah Pulih, Siap Kembali Bela Rossoneri Di Laga Derbi


Pemain berusia 22 tahun ini terus berusaha keluar dari permasalahan cedera yang dialaminya pada musim ini. Pemain tim nasional (timnas) Italia itu berharap bisa membela I Rossoneri kembali pada pertandingan tersisa di musim ini.
"Saya berharap kembali bermain dalam tiga minggu ke depan. Saya optimistis akan bermain akhir bulan ini dan berharap kami mendapatkan poin untuk lolos ke zona Eropa," kata El Shaarawy kepada Channel.
El Shaarawy juga meminta maaf kepada seluruh pendukung dan rekan setimnya karena dirinya kurang berkontribusi kepada tim. Penyerang timnas Italia itu juga mengungkapkan sulitnya keluar dari masalah cederanya.
"Tujuan saya adalah membantu tim melakukan tujuannya. Saya minta maaf tidak bisa membantu rekan-rekan di tim. Tapi, saya akan kembali secepat mungkin dan berharap bisa memberikan sesuatu," ujarnya.
"Selama hampir tiga bulan sulit rasanya untuk keluar dari masalah cedera ini. Tapi, saya senang sekarang bisa berjalan lagi dan ini adalah pekan yang istimewa bagi kami karena menghadapi partai derbi. Kami akan berusaha memenangi permainan ini," lanjut striker Italia keturunan Mesir itu. (ggintersport)

Honda Pulih Untuk Laga Derbi

Foto : Corriere Dello Sport

Milano, Honda teratur bermain dalam kelompok. setelah pulih dari cedera Inzaghi memanggilnya untuk bermain dalam derbi Della Madonina melawan Intermilan: Pria asal Jepang cedera sedari dari awal bulan, ketika ia bermain pada pertandingan melawan Palermo setelah benturan dalam pelatihan. Untuk Hak, kembali dari tempat latihan. Pada akhir ruang duduk untuk bermain dan fokus pada penguasaan bola.

Kehadiran Honda diharapkan jadi tambahan pada posisi penyerangan Milan, setidaknya pertandingan Derbi ini jadi sebuah asa untuk menapaki tangga eropa musim depan yang tertinggal 7 poin dari Fiorentina. 

Pulihnya Honda dari cedera menjadi kabar mengembirakan, mengingat Honda pada awal musim menjadi pemain penting buat tim besutan Pippo ini. 

Minggu, 08 Februari 2015

Satu Dari Sedikit Pemain Milan Yang Bermain Dengan Hati


Luca Antonelli yang lahir di Monza, 11 Februari 1987. mengawali karir di Monza dan sebelum akhirnya pindah ke Milan Primavera dan masuk sekuad senior Milan. ketika di Milan Antonelli sempat di pinjamkan ke Bari, Parma hingga akhirnya pindah ke Genoa. di Genoa Antonelli diberi tanggungjawab sebagai kapten tim dan bermain cukup impresif hingga membawa Genoa masuk ke posisi 3 besar di klasmen sementara Serie-A pada paruh musim pertama. 

Berkat kecermelangannya ketika bermain di Genoa, Ac Milan kembali tertarik pada mantan pemain yang pernah dibesarkannya ini, hingga pada  transfer tengah musim ini Antonelli resmi pindah ke Ac Milan dari genoa dengan bertukar posisi dengan Armero. 

Pemain yang bermain dengan hati

Antonelli sebenarnya pernah bermain untuk Milan pada tahun 2006-2008, hanya bermain sekali di Milan dia sempat dipinjamkan ke Bari (2007-2008), Parma (2008) dan kemudian dibeli permanen oleh Parma hingga akhirnya pada tahun 2011 di beli oleh Genoa. Antonelli juga punya 2 caps bersama Timnas Italia. 

Antonelli selalu bermain dengan hati, sehingga ketika bermain di Parma dari 2008-2011 Genoa tertarik padanya yang sangat disiplin pada posisinya baik sebagai fullback maupun sesekali menjadi centerback. 

Awal tahun 2015 menjadi titik balik Antonelli kembali ke Milan, tim yang pernah membesarkannya bahkan didebutnya dia mencetak gol ke gawang Juventus, meskipun di akhir pertandingan Milan harus mengakui ketangguhan Juventus yang menang dengan skor 3-1. 

Antonelli merupakan sosok back yang dibutuhkan oleh Milan untuk saat ini, melihat track recordnya selama ini Milan tentu sudah paham betul dengan karakternya, Antonelli bukanlah Antonelli yang dulu Antonelli yang sekarang tentu lebih matang dari pada Antonelli yang dulu bermain untuk Milan bahkan di genoa pun dia sudah dipercaya memimpin rekan-rekannya dengan ban kapten dilengannya. tentu dia siap diberi tanggung jawab untuk mengawal sisi kanan atau pun kiri pertahanan Milan, tim yang selalu dicintainnya sampai saat ini. tentu kepindahannya ke Milan ini menjadi mimpi yang menjadi nyata satu dari sedikit pemain Milan yang bermain dengan hati. 

Banyak eks-pemain Milan yang bermain dengan hati, tetapi manajemen tim kesulitan untuk membawa pulang sebut saja seperti Aubeumeyang eks striker Milan yang kini tampil cantik bersama Dormunt, Antonio Nocerino yang bermain untuk Parma juga mantan pemain Milan yang sangat mencintai Milan bahkan ketika membobol gawang Milan pun dia tidak merayakannya dan sebelum pertandingan dia mengaku tak tega membobol gawang Milan. 

Oleh : Eddya (ACMILIS)

6 Pemain Baru Milan, Sebagai Tonggak untuk mendobrak posisi diklasmen



Milan - Bursa transfer tengah musim Serie A Liga Italia telah resmi ditutup. Klub pengoleksi 18 gelar Scudetto, AC Milan, baru saja mendatangkan enam pemain baru. Pencapaian Rossoneri yang terus menurun dalam tiga tahun terakhir ini mengisyaratkan kalau klub tersebut perlu berbenah.

Salah satu usaha yang ditunjukkan manajemen Milan adalah aktif selama bursa transfer berlangsung. Usai memborong pemain gratis di musim panas, San Siro kedatangan enam pemain baru di Januari ini. Mereka adalah Salvatore Bocchetti, Gabriel Paletta, Luca Antonelli, Suso, Alessio Cerci, dan Mattia Destro.

Apa rekam jejak mereka di klub lamanya? Siapakah yang mampu bersinar di bawah pelatihan Filippo Inzaghi? Liputan6.com telah merangkumnya untuk pembaca.

1. Salvatore Bocchetti

Bocchetti merupakan produk pembinaan usia dini klub Serie B, Ascoli. Namanya bersinar saat bermain di Genoa pada 2008 hingga 2010, sebelum bek tengah 28 tahun itu terbang ke Rusia untuk membela Rubin Kazan.

Karir Bocchetti makin melesat bersama Rubin Kazan dengan mengoleksi 52 penampilan serta sembilan gol. Sayang, pada 2013 sang pemain dijual ke klub raksasa Spartak Moscow. 

Baru 25 kali tampil di Moskow, musim dingin 2015 dirinya dipinjamkan ke Milan. Rossoneri memiliki opsi untuk mempermanenkan mantan pemain U-21 Italia itu di akhir musim.

2. Gabriel Paletta

Paletta menghabiskan sebagian besar karirnya bersama Parma, sejak 2010 hingga Januari 2015. Pemain naturalisasi Italia dari Argentina ini sempat bermain di Liga Premier Inggris selama semusim di Liverpool.

Namun, dengan hanya tiga kali tampil di klub Merseyside tersebut, ia kembali ke tanah kelahirannya dengan membela Boca Junior selama tiga tahun hingga 2010.

Pada musim panas 2010, laman resmi Parma mengumumkan mereka telah mengakuisisi bek tengah ini dari Boca. Namanya melejit di klub berjuluk I Gialloblù itu dengan membukukan 123 penampilan. Puncaknya, Paletta dipanggil pelatih Cesare Prandelli ke Piala Dunia 2014 di Brasil. Pada 1 Februari lalu, Milan membeli Paletta seharga 2,5 juta euro dengan kontrak 3,5 tahun.

3. Luca Antonelli

Antonelli adalah putra dari eks-striker Milan Roberto Antonelli, yang memperkuat Rossoneri pada 1977 hingga 1982. Dia juga tak asing dengan klub barunya itu karena merupakan produk pembinaan usia muda klub yang bermain selama tiga musim, sejak 2004 hingga 2007.

Antonelli sempat debut bersama tim senior Milan pada 2006 melawan Brescia di Coppa Italia dan Udinese di Serie A, namun sejak saat itu tak pernah dipanggil pelatih Carlo Ancelotti lagi.

Sebagian besar karir Antonelli dihabiskan bersama Genoa, sejak 2011 hingga Januari 2015. Bersama Genoa, pria berusia 27 tahun itu tampil sebanyak 97 kali dengan mengoleksi 7 gol.

Milan mengontraknya pada Februari 2015 dengan durasi kontrak 3,5 tahun dan mahar sebesar 4,5 juta euro.



4. Suso

Pemain ini bernama lengkap Jesús Joaquín Fernández Sáenz de la Torre. Suso datang ke Milan lebih ceoat dari yang diperkirakan karena sebenarnya klub ingin menunggu kontrak sang pemain habis bersama Liverpool di akhir musim ini.

Suso datang ke Milan dengan biaya transfer 1,3 juta euro dan diikat hingga akhir Juni 2019. Karirnya tak begitu cemerlang di Liverpool sejak tiba di Inggris ketika masih berusia 16 tahun.

Karena sulit menembus tim senior The Reds, ia sempat dipinjamkan ke Almeria, klub tanah kelahirannya, Spanyol selama semusim sejak 2013. Pada Januari 2015, gelandang serang ini mencoba peruntungan di Italia bersama Milan.

5. Alessio Cerci

Cerci datang ke Milan dari Atletico Madrid dengan status pemain pinjaman, dengan kesepakatan striker Rossoneri Fernando Torres menjadi bagian dari pertukaran pemain.

Pemain berusia 27 tahun itu mengalami pasang surut penampilan sejak debut bersama tim senior AS Roma pada 2003. Giallorossi meminjamkan Cerci ke tiga klub Italia seperti Brescia, Pisa, dan Atalanta, hingga ahirnya dijual ke Fiorentina di 2010.

Karirnya justru melejit usai bergabung keTorino dua musim kemudian. Cerci yang berposisi sebagai winger, mengoleksi 21 gol dari 71 penampilan bersama Il Toro.

Sayang, dijualnya Cerci ke Atletico menjadi blunder untuk karirnya karena pemain internasional Italia tersebut jarang dimainkan oleh pelatih Diego Simeone. Hingga setengah musim, ia belum juga mencetak gol, dan pada 5 Januari Milan membawa pulang sang pemain ke Italia.

6. Mattia Destro

Destro baru saja datang dari AS Roma ke Milan dengan status pemain pinjaman. Jebolan akademi Inter Milan itu pernah memperkuat Genoa dan Siena sebelum akhirnya berlabuh ke Roma pada 2012.

Di klub Ibukota, Destro tampil sebanyak 52 kali serta mencetak 23 gol di semua ajang. Kurangnya waktu bermain reguler di bawah pelatih Rudi Garcia membuat sang pemain memutuskan hengkang dari Roma.

Pada 30 Januari lalu, pemain yang berposisi sebagai striker ini meneken kontrak setengah musim bersama Milan hingga 30 Juni 2015. Rossoneri memiliki hak mempermanenkan Destro di akhir musim.

Minggu, 01 Februari 2015

Milan Vs Parma Dan Gol Para Mantan

Mencatak Gol Tanpa Selebrasi yang dilakukan oleh Zaccardo dan Nocerino

Ada kejadian unik dipertandingan antara Milan Vs Parma, dimana mantan pemain kedua tim sama-sama mencetak Gol, Nocerino mencetak gol kegawang dulu ke gawang Milan yang menyeimbangkan kedudukan bagi Parma dibabak pertama, sementara Zaccardo mencetak gol untuk menambah keunggulan Milan menjadi 3-1. 

FULL-TIME: AC Milan akhirnya berhasil membungkus kemenangan setelah dalam beberapa pertandingan terakhir gagal tampil maksimal. Rossoneri memetik tripoin usai menekuk Parma dengan skor final, 3-1. Jeremy Menez tampil sebagai pahlawan tim tuan rumah berkat doppietta yang dicetaknya. (www.goal.com)

Statistik Pertandingan


Milan menggempur pertahanan Parma dibabak kedua, maklum selama bulan januari kemarin Milan puasa kemenangan terhitung kemenangan hanya melawan Sassuolo itupun di coppa Italia. pada pertandingan ini sendiri gol milan dicetak oleh Jeremy Menez (2 gol), Zaccardo dan di parma sendiri dicetak oleh Nocerino. 

Menez Cetak Gol kedua Milan

Ekspersi Galiani Usai Gol kedua Menez dipertandingan melawan Parma

Dalam pertandingan yang cukup emosional mengingat selama januari Milan tampil kurang greget dan menelan banyak kekalahan tercata milan hanya sekali menang selama bulan januari kemarin. pertandingan melawan parma ini diharapkan menjadi awal memutus tren negatif yang dihadapi milan yang hanya bermain di Seri-A ini setelah di Coppa mereka dikandaskan oleh Lazio di Sansiro. 

saat berita ini diturunkan, kedudukan sementara masih 3-1 untuk keunggulan milan, 2 gol milan sendiri dicetak oleh menez dan 1 gol lagi oleh Zacardo eks pemain Parma dan gol Parma dicetak oleh eks pemainnya Antonio Nocerino. harapannya pertandingan ini dimenangkan oleh milan sebagai motivasi untuk melanjutkan kemenangan yang selama ini sering tidak konsisten. 

Gol kedua Menez sendiri bisa menempatkan menjadi top skorer bersama Carlos Teves dengan sama-sama mencetak 13 Gol.

Corespondent : Eddya ACMILIS

Nocerino Tak Tega Bobol Gawang Milan

Nocerino merayakan Gol ke gawang milan tanpa selebrasi

Meskipun sebelum pertandingan Antonio Nocerino yang juga eks-pemain Milan mengatakan tak tega membobol gawang Milan, karena sangking cintanya Nocerino terhadap Milan membuat pemain ini sangat menginginkan kemenangan buat Milan. Namun sikap profesionalnya membuat dia mampu membobol milan meskipun dengan berat hati dengan tanpa selebrasi setelah mencetak gol ke gawang mantan club yang sangat dia cintai.

Nocerino sendiri sempat membawan Milan Secudetto Seri-A Italia dimusim 2011/2012, ketika Milan masih diperkuat oleh Ronaldinho, Ibrahimovic (PSG), Thiago Silva (PSG), Robinho, Pato dan Inzaghi sendiri (sekarang Pelatih Milan).

Nocerino sempat dipinjamkan ke Westham, sebelum akhirnya kembali ke Serie-A bersama Torino status pinjaman dan sekarang bersama Parma dengan status pinjaman dari Milan.

Nocerino ketika dipinjamkan Milan ke Westham
Nocerino ketika dipinjamkan Milan ke Torino


Respect untuk Nocerino, Forza Milan. kedudukan sementara di babak pertama adalah 1-1 dimana gol milan dicetak oleh Menez lewat titik penalti dan Gol Parma dicetak oleh Nocerino sendiri.
berikut adalah foto Nocerino ketika masih berbaju Milan ACMILISers....









Red:Eddya (ACMILIS)

Sabtu, 31 Januari 2015

Funtastic 4, Rekrutan Milan Transfer Januari



Tren minor milan selama awal tahun 2015 musim ini memaksa manajemen melakukan perekrutan pemain baru selain untuk memperkuat tim juga untuk mengatasi dan melapisi badai cedera yang sering menerpa Milan. tercatat beberapa pemain tidak bisa memperkuat tim seperti Hukuman Kartu: Maxes Cedera: Montolivo, El Shaarawy, De Jong, Bonaventura Di Istirahatkan: Bonera, De Sciglio, Zapata. 

Kedatangan ke-4 pemain tersebut memungkinkan pelatih Ac Milan, Filippo Inzaghi untuk merubah formasi menjadi 4-2-3-1 dalam starting line up melawan Parma senin 02 februari 2015 waktu Indonesia. dalam formasi tersebut kemungkinan Destro berperan sebagai striker tunggal yang akan di sokong oleh trio Menez-Honda-Cerci sebagai servicer assist kepada Destro sebagai striker murni untuk memudahkan menjebol gawang lawan. service dari trio Prancis-Jepang-Italia tersebut akan memanjakan tugas Destro tentunya. 


Sementara itu Inzaghi sebagai pelatih tim memanggil 22 pemain untuk bermain melawan Parma dalam lanjutan liga italia, setelah tersingkir dari ajang Coppa Italia praktis Milan hanya bermain di Liga Seria-A jelas ini bukan Milan yang sesungguhnya karena habitat milan adalah di Liga Champions. 

GOALKEEPERS: Abbiati, Gori (66), Diego LopezDEFENDERS: Albertazzi, Alex, Bocchetti (19), Calabria (96), De Santis (97), Rami, ZaccardoMIDFIELDERS: Essien, Muntari, Poli, Suso, Van Ginkel, Felicioli (37), Di Molfetta (38)FORWARDS: Cerci, Destro (9), Honda, Menez, Pazzini

Belum terlihat kemungkinan transfer milan pasca perekrutan funtastic 4 tersebut. sampai tulisan ini diterbitan beberapa rumor transfer milan seperti pemain Totenham Hotspur Paulinho, Antonelli (Genoa) rencana barter dengan Armero sudah ada pernyataan resmi dr club antonelli sendiri merupakan alumni akademi sepakbola milan dan eks-pemain primavera, milan kemudian ada bek andalan Palermo Nunoz, Arthut Masuaku (21) Bek Kiri Olimpiakos, Axel Witsel dari Zenit st Petersburg, dan club prancis Marseille menawarkan bek mudanya Doria (20) untuk bermain di Milan.  

Selamat Datang Antonelli
Welcome Destro

Kamis, 29 Januari 2015

Komentar Mattia Destro Usai Berada di Milan

Benvenuto Destro 🔝🔺


Mattia Destro dikabarkan sudah berada di Milan pada Kamis (29/1). Striker dari AS Roma itu bahkan sudah tidak sabar untuk segera bersama I Rossoneri. 

Mattia Destro dikabarkan hengkang ke AC Milan dari AS Roma dengan status pinjaman dengan biaya 700 ribu euro. Kontraknya di I Rossoneri hingga akhir musim. Namun, Milan memiliki opsi pembelian dengan harga 15-16 juta euro.

Kedatangan Destro disambut oleh fans dan jurnalis. Sementara itu, pihak Milan yang menyambutnya adalah Manajer Umum klub, Adriano Galliani.

"Yang terpenting saya berada di sini dan ingin segera memulainya. Saya senang berada di Milan. Saya terkesan dengan sambutan? Ya," ujar Destro seperti dilansir Football Italia. 

Rabu, 24 Desember 2014

Sejarah Panjang Transfer Pemain Milan Kontra Inter

"Untuk saat ini tidak ada, tapi ini tidak berarti bahwa akan ada sesuatu di masa depan." Mempertanyakan kepentingan untuk Alessio Cerci, Adriano Galliani mengulangi kata-kata yang sama diucapkan oleh presiden Atletico Madrid, Enrique Cerezo, mengomentari rumor pasar tentang kemungkinan kembalinya Fernando Torres. Untuk sayap mantan granat sedang derby, karena pemain juga benar-benar seperti Inter, seperti diakui oleh pelatih Roberto Mancini:.? "Cerci kuat dan penting, saya pikir ingin kembali ke Italia Kemungkinan untuk menghubungkan Kami balik untuk beberapa waktu: kita katakan tinggi, tapi kita katakan rencana ".

IBRA, SEJARAH YANG - Tantangan di pasar antara Galliani dan Mancini (yang memiliki argumen dengan manajer Rossoneri sudah pemain) dimulai pada tahun 2004, ketika pelatih dengan senang hati akan membawa Inter bek Belanda Japp Stam, yang bukannya pergi dari Lazio di Milan. Dua tahun kemudian, Nerazzurri mengambil balas dendam besar dengan mengalahkan saat Rossoneri untuk membeli striker Swedia Zlatan Ibrahimovic dari Juventus, terdegradasi ke Serie B untuk skandal Calciopoli pada tahun 2006.

DARI Suazo Bonaventure - Pada transfer musim panas tahun 2007 pecah kasus Suazo: 19 Juni, melalui keterangan resmi, Milan mengumumkan kesepakatan untuk striker Honduras dari Cagliari, yang, bagaimanapun, tidak menandatangani kontrak dan memilih untuk menepati janji sudah diberikan kepada Inter, yang membelinya June 26-13000000 Eropa. Pada bulan Januari 2011, Mancio dibawa ke striker Manchester City Edin Dzeko Bosnia, lama dikejar oleh Galliani, yang setahun kemudian melihat memudar pada puncaknya kemungkinan kedatangan Argentina Carlos Tevez 'menyalahkan' kegagalan untuk menjual Pato ke PSG. AC Milan memenangkan Thiago Silva, El Shaarawy dan Bonaventura, kehilangan D'Ambrosio, Inter-kembali hari ini memanggil mantan rekan satu timnya pada saat Torino: ". Cerci, meninggalkan Madrid jika Anda melihat Inter" Cerci tapi akhirnya memilih Milan. Untuk menutup lingkaran.

Senin, 15 Desember 2014

Jeremy Menez Masuk dalam Daftar Top Score Sementara

Jeremy Menez yang awalnya diplot sebagai false 9 sekarang malah menjadi aktor utama (Protagonista) Milan dalam mengarungi musim kompetisi Serie-A musim 2014/2015


dari 15 penampilan Menez selama ini sudah mencetak 8 gol, pemain yang pindah dari PSG awal musim ini punya ambisi yang cukup besar untuk membawa Milan duduk di posisi 3 besar klasmen akhir musim ini.

penampilan impresif Menez ini tidak lepas dari mandulnya striker utama milan Fernando Torres dengan Giampaolo Pazzini yang jarang diturunkan oleh sang pelatih Pippo Inzaghi, berkat kepercayaan yang diberikan pelatih Menez menjawabnya dengan gelontoran 8 gol yang sudah dicetaknya di Serie-A.

Serie-A sebenarnya bukan hal baru bagi Menez karena sebelum memperkuat PSG, Menez terlebih dahulu memperkuat AS Roma sebelum akhirnya berlabuh di Milan,

Jeremy Menez berterima kasih kepada Filippo Inzaghi yang menaruh kepercayaan kepadanya setelah AC Milan mengalahkan Napoli. 
Pemain asal Prancis mendapat kritik lantaran dianggap egois setelah menyia-nyiakan peluang emas saat kalah dari Genoa pekan lalu. Namun, dia menjadi protagonis dengan membuka skor untuk Milan sebelum digandakan Giacomo Bonaventura untuk membawa Milan memanen kemenangan 2-0 di San Siro. 
“Saya merasa baik, memiliki tim hebat yang membantu saya, jadi ini memungkinkan saya bermain dengan kepala jernih,” kata Menez kepada Sky Sport Italia setelah mencetak gol kedelapan musim ini. 
“Inzaghi selalu percaya kepada saya dan saya harus membayarnya di lapangan. Saya tidak bisa membiarkan dia down. 
“Menurut pandangan saya, pertandingan ini dapat menunjukkan arah yang benar. Saya pikir kami melakukannya dengan baik melawan Genoa dan hanya kebobolan melalui corner, jadi kami berada di jalur yang benar.” 
Presiden Silvio Berlusconi menegaskan Milan harus mencapai tiga besar musim ini, sementara Inzaghi justru ingin menjalaninya satu per satu pertandingan. 
“Katakanlah keduanya benar. Ketika Anda keluar, itu untuk menang. Kami memiliki tim bagus dan bisa mencapai sesuatu yang besar.” 
Hasil di San Siro menempatkan Milan hanya selisih dua poin dari pertingkat tiga. 

Berikut adalah Gol Menez ke gawang Napoli di menit ke 6 babak pertama


Laporan Pertandingan Milan 2-0 Napoli



Napoli dikejutkan dua gol cepat yang tercipta di masing-masing babak...


BABAK PERTAMA
Baru enam menit pertandingan berjalan, AC Milan langsung membuka keunggulan atas Napoli di San Siro. Serangan digagas dari sisi kanan melalui Montlivo dan bola jatuh ke kaki Bonaventura. Pemain Milan ini lalu memberikan bola kepada Menez yang sukses mengecoh Koulibaly sebelum melepaskan tembakan mendatar ke tiang jauh untuk mencatatkan nama di papan skor.
Dikagetkan gol cepat, Napoli berupaya menekan sektor pertahanan Rossoneri namun peluang emas baru bisa mereka ciptakan pada menit 24 namun kans yang didapat Callejon bisa dimentahkan kiper Diego Lopez.
Di tengah-tengah upaya Napoli menyamakan kedudukan, Milan nyaris menggandakan keunggulan tpatnya di menit 34 melalui Poli. Bintang Jepang Keisuke Honda beraksi dengan melewati dua bek Partenopei dan menyodorkan bola yang disambar tembakan melengkung sayang bola melesat di sisi kiri gawang Rafael.
Tujuh menit sebelum masa rehat selesai, terjadi kemelut di depan gawang Milan dan bola liar menghampiri mantan penyerang Real Madrid tetapi lagi-lagi bola bisa dimentahkan Lopez.
Dua kartu kuning masing-masing satu dikeluarkan untuk Daniele Bonera dan Faouzi Ghoulam sebelum wasit menutup babak pertama.

BABAK KEDUA
Episode di awal babak pertama berulang di paruh kedua, di saat Napoli belum panas tuan rumah langsung tancap gas dan menggandakan keunggulan melalui Giacomo Bonaventura yang menanduk umpan matang Pablo Armero di sisi kiri.
Unggul dua gol tidak mengendurkan semangat Milan yang tampil di hadapan puluhan ribu Milanisti di San Siro. Di menit 62 Menez bergerak lincah melewati dua bek Napoli dan melepaskan tembakan terarah dari dalam kontak penalti, beruntung bagi Napoli karena bola berbelok arah setelah mengenai Klulibaly.
Melewati menit 75 Milan mulai fokus ke lini pertahanan dan akibatnya Napoli kembali menekan melalui Gonzalo Higuain tetapi satu tembakannya di menit 78 melenceng tipis di sisi gawang Lopez.
Di masa injury time, Napoli nyaris memperkecil kedudukan melalui Callejon tetapi lagi-lagi sang penyerang gagal menaklukkan Lopez karena bola sundulannya melambung tinggi ke atas mistar gawang dan pertandingan berakhir dengan kemenangan nyaman tuan rumah dua gol tanpa balas.


Susunan Pemain

Sejarah Hari Ini (16 Desember): 115 Tahun AC Milan Berdiri


Tepat hari ini, 115 tahun silam, salah satu klub tersukses di dunia yang telah meraih 18 trofi resmi UEFA dan FIFA berdiri.

Kamis, 09 Oktober 2014

Pippo Inzaghi Harus Belajar Cara Bertahan


AC Milan mampu membuat kejutan dengan dua kemenangan beruntun di awal musim 2014/15. Namun, catatan kemenangan Milan diputus oleh Juventus pada pekan ketiga.
Rossoneri boleh bangga duduk di peringkat lima Serie A. Mereka juga menjadi tim paling produktif dengan torehan 13 gol bersama Juventus. Namun, Pelatih Filippo Inzaghi masih mempunyai pekerjaan rumah untuk membenahi lini belakang Milan.
Dari enam laga Serie A, Milan kebobolan sembilan gol! Jauh lebih besar dibanding klub penghuni 10 besar seperti Juventus (2 gol), AS Roma (4), Sampdoria (2), Udinese (5), Hellas Verona (5), Napoli (7), Lazio (7), Fiorentina (3), dan Internazionale (8).
Dari totoal sembilan gol tersebut, Milan paling sering kebobolan antara menit 61 hingga menit 75, dengan total tiga gol. Dua gol lainnya terjadi pada 15 menit pertama. Milan hanya kebobolan satu kali pada 15 menit awal babak kedua.
Untuk mengejar target finis di zona Liga Champion, Pippo tidak boleh hanya mementingkan urusan mencetak banyak gol. Eks striker Milan itu juga harus belajar lebih keras untuk memahami cara bertahan yang baik.

Awal musim ini, Inzaghi telah mendatangkan satu bek tangguh dari PSG, yaitu Alex. Kehadiran Alex mulai membuat rasa khawatir Pippo sedikit berkurang. Ia berharap sang benteng bisa tampil maksimal sesuai harapan.

Diego Lopez Bosan Hanya Jadi Penonton

Diego Lopez, berharap segera pulih dari cedera.

Kehadiran Diego Lopez awal musim ini menjadi angin segar buat lini pertahanan Milan. Namun, Lopez harus menepi dari lapangan karena mengalami cedera lutut saat bertamu ke kandang Parma di pekan kedua.
Lopez sudah istirahat sekitar sebulan lebih. Dengan kondisi saat ini, kiper asal Spanyol itu mengaku mulai bosan hanya menjadi penonton. Ia berharap bisa segera pulih dan bermain lagi.
"Cedera ini membuat saya menderita. Saya hanya bisa memberikan dukungan kepada teman-teman dari pinggir lapangan. Tapi saya yakin kami bisa kembali ke jalur kemenangan," ujar Lopez.
Selama dikawal Lopez, Milan kebobolan empat kali, dengan rincian satu gol melawan Lazio dan tiga gol kontra Parma. Pippo akhirnya menempatkan Christian Abbiati sebagai pengganti Lopez. Selama dikawal Abbiati, Milan kebobolan lima gol.

"Saya ingin segera kembali ke lapangan. Buat saya, menjadi penonton di empat pertandingan bukan hal yang menyenangkan. Saya berharap bisa dimainkan di pertandingan selanjutnya," kata eks kiper Real Madrid itu.

Rabu, 08 Oktober 2014

Bonaventura Siap Bawa Rossoneri Raih Hasil Lebih Baik


Setelah sempat tertatih dengan hanya meriah hasil imbang dua kali di dua laga lalu kini kemenangan sudah berhasil kembali didapatkan skuad Rossoneri dalam pentas Liga Italia Seri A. Hasil ini sendiri sangat besar artinya bagi para punggawa Milan, pasalnya selain bisa membuat posisi klasemen mampu naik juga hal ini mendorong mental anak asuh Filippo Inzaghi untuk bisa kembali ke jalur kemenangan dalam laga kedepannya. Bahkan masih bisa lebih bagus lagi performa yang akan dilakukan kedepan diyakini akan terjadi. Hal ini yang diungkapkan punggawa AC Milan yakni Giacomo Bonaventura kepada media setelah melihat performa bagus rekan – rekannya dalam memetik kemenangan atas Chievo akhir pekan lalu.
Milan sendiri memang sejatinya sempat menuai hasil bagus dalam dua laga awalnya, dimana kemenangan beruntun mampu dilakukan anak asuh Filippo Inzaghi ini atas Lazio dan juga Parma. Hal ini menumbuhkan mental bermain yang sangat tinggi bagi tim ini. Hanya saja laga ketiga yang harus berhadapan dengan Juara musim lalu yakni Juventus akhirnya membuat tim ini menderotya kekalahan perdananya. Dan pasca kekalahan seakan Milan melempem dalam dua laga selanjtnya saat bersua dengan Empoli dan Cesena yang kesemuanya hanya bisa bermain imbang. Namun laga terkahir di akhir pekan lalu hasil positif kembali mampu dilakukan yang mana di depan publik mereka sendiri Chievo berhasil ditaklukkan dengan skor 2 – 0 melalui gol dari Keisuke Honda dan juga Sulley Muntari.
Dalam laga tersebut memang selain kedua pemain yakni Honda dan juga Muntari yang penampilannya cemerlang, Giacomo Bonaventura termasuk salah satu pemain yang mendapatkan perhatian berlebih dimana kontribusinya yang sangat besar bagi Milan membuatnya diberi kesempatan guna masuk dalam skuad Azurri di bawah asuhan Antonio Conte. Memang ini sendiri sudah bukan hal baru bagi Giacomo Bonaventura pasalnya pada tahun lalu dirinya juga sempat dipanggil timnas Italia hanya saja memang dalam piala dunia 2014 lalu sang pemain tak diikutkan karena mengalami kekalahan dalam persaingan dengan pemain lainnya.
Kepada media Giacomo Bonaventura mengaku sangat bahagia kerja kerasnya di Milan dapatkan apresiasi sehingga masuk dalam timnas Italia. Hanya saja dirinya memang masih akan mencoba lebih baik lagi utamnya dalam tim Milan agar kedepannya klub yang ia bela ini mampu bersaing di papan atas klasemen. “Bagaimana saya menemukan penampilan oke di Milan ? Mereka merupakan tim hebat dengan pemain luar biasa, banyak pemain baru, juga saya baru saja merapat. Kami harus bekerja lebih keras lagi untuk lebih mengerti satu sama lain, dan mencoba bekerja lebih baik lagi karena saya yakin bawa kami masih bisa berkembang,” tutur Bonaventura kepada media yang kini sudah mempersiapkan diri gabung di skuad Azurri ini guna menjalani laga Kualifikasi EURO 2016.



ViralGen Referral Shopping

Survey Berhadiah




Sponsor

ACMILIS by - Eddyaisme - 2015 - LowKerAkurat